Showing posts with label Monoklonal. Show all posts
Showing posts with label Monoklonal. Show all posts

Tuesday, March 22, 2011

Antibodi Monoklonal Generasi Terbaru

   Antibodi monoklonal telah banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan, baik untuk diagnostik maupun untuk pengobatan, terutama untuk mengatasi kanker tertentu. Beberapa antibodi monoklonal yang digunakan untuk pengobatan berasal dari sel mencit atau tikus, sehingga sering menimbulkan reaksi alergi pada pasien yang menerima terapi antibodi monoklonal tersebut. Hal ini disebabkan karena protein mencit dikenal sebagai antigen asing oleh tubuh pasien sehingga menimbulkan reaksi respon imun antara lain berupa alergi, inflamasi, dan penghancuran atau destruksi dari antibodi monoklonal itu sendiri.

Monday, March 21, 2011

Cara Pembuatan Antibodi Monoklonal

   Antibodi monoklonal dibuat dengan darisel hibrid yang mempunyai sifat lebih baik dari antibodi poliklonal karena hanya mengikat 1 epitop serta dapat dibuat dalam jumlah tak terbatas. Terobosan teknik hibridoma yang menghasilkan antibodi monoklonal terhadap antigen, membuka era baru cara identifikasi dan memurnikan suatu molekul pada berbagai disiplin ilmu, juga membuka cakrawala dalam prosedur diagnostik dan pengobatan dan pencegahan alternatif pada keganasan dan berbagai penyakit lain.

Wednesday, December 8, 2010

Metode Pemeriksaan D-Dimer

   Pengukuran D-dimer dapat dilakukan dengan cara aglutinasi atau imunometrik menggunakan antibodi monoklonal spesifik terhadap D-dimer. Pada cara aglutinasi, plasma penderita yang mengandung D-dimer direaksikan dengan partikel latex yang dilapisi antibodi monoklonal spesifik terhadap D-dimer membentuk gumpalan. Penentuan titer D-dimer dilakukan dengan mengencerkan plasma dengan buffer lalu mencampurnya dengan partikel latex. Titer D-dimer adalah pengenceran plasma tertinggi yang masih menunjukkan gumpalan.