Antibodi merupakan suatu protein (imunoglobulin) yang dibuat oleh tubuh sebagai respon terhadap masuknya antigen, dapat mengenali dan mengikat antigen secara spesifik. Oleh karena itu antibodi dapat membantu proses perusakan dan pemusnahan antigen. Antibodi bersifat sangat spesifik dalam mengenali determinan antigenik dari suatu antigen sehingga apabila suatu mikroorganisme mempunyai beberapa determinan antigenik maka tubuh akan memproduksi beberapa antibodi sesuai dengan jenis epitop yang dimiliki setiap mikroorganisme.
Showing posts with label Antigen. Show all posts
Showing posts with label Antigen. Show all posts
Tuesday, March 8, 2011
Monday, November 1, 2010
Dasar-Dasar Imunologi
Imun dihasilkan sebagai respon terhadap penolakan antigenik. Bersifat resisten terhadap pennyakit karena pembentukan antibodi humoral atau perkembangan imunitas selular atau keduanya atau dari hasil mekanisme lainnya, seperti aktivitas interferon apa infeksi virus. Ditandai dengan oleh perkembangan antibody humoral atau imunitas selular atau keduanya setelah penolakan antigenik (Kamus Kedokteran Dorlan).
Sunday, March 14, 2010
Respon Antibodi
Dilihat dari berapa kali pajanan antigen maka dapat dikenal dua macam respons imun, yaitu respons imun primer dan respons imun sekunder.
• Respons imun primer
Respons imun primer adalah respons imun yang terjadi pada pajanan pertama kalinya dengan antigen. Antibodi yang terbentuk pada respons imun primer kebanyakan adalah IgM dengan titer yang lebih rendah dibanding dengan respons imun sekunder, demikian pula daya afinitasnya. Waktu antara antigen masuk sampai dengan timbul antibodi (lag phase) lebih lama bila dibanding dengan respons imun sekunder
• Respons imun primer
Respons imun primer adalah respons imun yang terjadi pada pajanan pertama kalinya dengan antigen. Antibodi yang terbentuk pada respons imun primer kebanyakan adalah IgM dengan titer yang lebih rendah dibanding dengan respons imun sekunder, demikian pula daya afinitasnya. Waktu antara antigen masuk sampai dengan timbul antibodi (lag phase) lebih lama bila dibanding dengan respons imun sekunder
Labels:
Antibodi,
Antigen,
CRP,
Imunologi,
Natural Killer
Subscribe to:
Posts (Atom)