Monday, March 14, 2011

Ergonomi


  Ergonomi berasal dari kata “ergon” = kerja dan “nomos = peraturan/hukum. Jadi Ergonomi adalah ilmu tentang aturan kerja. Ilmu serta penerapannya yang berusaha untuk menyerasikan pekerjaan dan lingkungan terhadap orang dan sebaliknya, dengan tujuan agar tercapainya produktivitas dan efisiensi yang setinggi-tingginya,melalui pemanfaatan manusia seoptimal mungkin.  Sehingga dalam ergonom terkandung makna penyerasian jenis pekerjaan dan lingkungan kerja terhadap tenaga kerja atau sebaliknya. Hal ini berberkaita dengan:

      - Penggunaan Teknologi yang tepat,
      - Sesuai dan serasi dengan jenis pekerjaan,
      - Didukung oleh Lingkungan Kerja yang aman, nyaman dan sehat
Teknologi untuk mendesain/mengatur kerja.  Ruang lingkupnya meliputi aplikasi ilmu-ilmu :
     - anatomi,
     - faal,
     - psikologi,
     - teknik dll.
     yang menempatkan manusia sebagai fokus utama dalam rangkaian kerja yang terdapat dalam sistem kerja.
Lingkup
    Antropometri : merupakan suatu pengukuran yang sistematis terhadap tubuh manusia, seluk beluk dimensional ukuran dan bentuk tubuh manusia.
    Sikap Tubuh dalam Bekerja : Hubungan tenaga kerja dalam sikap dan interaksinya terhadap sarana kerja akan menentukan efisiensi, efektivitas dan produktivitas kerja.
     - Sikap tubuh dalam bekerja yang dikatakan secara ergonomik : memberikan rasa nyaman,aman, sehat, selamat dalam bekerja.
    Manusia-Mesin : hubungan antara manusia dengan mesin haruslah merupakan hubungan yang selaras, serasi dan sesuai.
    Pengorganisasian Kerja : menyangkut waktu kerja, waktu istirahat, kerja lembur dan lainnya yang dapat menentukan tingkat kesehatan dan efisiensi tenaga kerja.
    Pengendalian Lingkungan Kerja :
     Berbagai faktor lingkungan kerja yang berpengaruh terhadap kesehatan,keselamatan dan efisiensi serta produktivitas kerja :
     a. Faktor Fisik : pengaruh kebisingan, penerangan,iklim kerja, getaran dll.
     b. Faktor Kimia : pengaruh bahan kimia, gas,debu,uap.
     c. Faktor Fisologis : sikap dan cara kerja, penentuan jam kerja dan istirahat, kerja gilir, kerja lembur.
     d. Faktor Psikologis : suasana tempat kerja, hubungan antar pekerja
     e. faktor Biologis : infeksi bakteri, jamur virus dll
    Kelelahan Kerja : Kondisi melemahnya tenaga untuk melakukan suatu kegiatan
         Kelelahan :
        1. Kelelahan otot (muscular fatique): gejala nyeri, sakit disekitar sendi,ketegangan otot.
        2. Kelelahan umum (general fatique): sejumlah keluhan yang berupa perasaan lamban,keenganan beraktivitas
    Terdapat keterkaitan antara kelelahan dengan tingkat stress
CTD (Cumulative Trauma Disorder) : penyakit timbul karena terkumpulnya kerusakan kecil akibat trauma berulang yang membentuk kerusakan yang lebih besar dan menimbulkan rasa sakit.

No comments: