Thursday, February 2, 2012

Leukemia Limfositik Akut


Leukimia limfositik akut merupakan suatu kelainan sistem dari sel-sel prekursor dan sel-sel induk limfoid stadium dini. Untuk diagnosis dan pembatasan terhadap leukimia limfositik akut sangat diperlukan pemeriksaan morfologi dan sitokimia. Berlainan dengan leukimia mielositik akut, fenotifikasi secara imunologi penting untuk pengelompokan LLA.

LLA merupakan leukemia yang paling sering terjadi pada anak-anak. Leukemia jenis ini merupakan 25% dari semua jenis kanker yang mengenai anak-anak di bawah umur 15 tahun.
Paling sering terjadi pada anak usia antara 3-5 tahun, tetapi kadang terjadi pada usia remaja dan dewasa.
Sel-sel yang belum matang, yang dalam keadaan normal berkembang menjadi limfosit, berubah menjadi ganas.
Sel leukemik ini tertimbun di sumsum tulang, lalu menghancurkan dan menggantikan sel-sel yang menghasilkan sel darah yang normal.
Sel kanker ini kemudian dilepaskan ke dalam aliran darah dan berpindah ke hati, limpa, kelenjar getah bening, otak, ginjal dan organ reproduksi; dimana mereka melanjutkan pertumbuhannya dan membelah diri. Sel kanker bisa mengiritasi selaput otak, menyebabkan meningitis dan bisa menyebabkan anemia, gagal hati, gagal ginjal dan kerusakan organ lainnya.
 Pembagian secara morfologik dari LLA menurut FAB adalah sebagai berikut :
Karakteristik secara sitologik
L1
L2
L3
Ukuran sel
Yang menonjol adalah sel-sel kecil
Sel-sel besar, pembagian ukuran heterogen
Sel-sel besar, pembagian ukuran homogen
Struktur kromatin
Homogen pada setiap kasus
Berbeda-beda, heterogen
Berbintik-bintik halus dan homogen pada setiap kasus
Bentuk inti
Teratur, kadang-kadang menakik atau menekuk ke dalam
Tidak teratur, sering menakik
Teratur, oval hingga bulat
Nukleolus
Tidak tampak atau kecil dan tidak terduga
Satu atau lebih, sering besar
Prominen, satu atau lebih, vesikuler
Jumlah sitoplasma
Sedikit sekali
Berbeda-beda, sering diperbanyak secukupnya
Diperbanyak secukupnya
Basofil sitoplasma
Sedikit atau sedang, jarang intensif
Berbeda-beda, jelas pada beberapa kasus
Sangat intensif
Vakuola sitoplasma
Berbeda-beda
Berbeda-beda
Sering sangat jelas
Insidens
27,5%
67,6%
4,9%

Untuk penatalaksanaan yang aktual pada pembatasan dan pengelompokan, dianjurkan suatu prosedur dengan 2 langkah pemeriksaan. Juga untuk leukimia limfositik akut tampak adanya kecenderungan, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sitogenetika dan molekuler dapat ditentukan adanya wujud leukimia yang berbeda-beda dengan sifat imunologi dan prognosis yang seragam.

No comments: